beritaup2date.com

Delta Air Lines ancam tindakan hukum akibat rugi 500 juta dollar, Microsoft dan CrowdStrike Melawan

Ilustrasi foto x@Microsoft

BERITAUP2DATE.COM, Akibat pemadaman teknologi bulan lalu, menyebabkan beberapa ribu penerbangan Delta Air Lines dibatalkan. Atas hal tersebut pihak Delta Air Lines menyalahkan perusahaan Microsoft dan perusahaan perangkat lunak keamanan siber CrowdStrike.

Pengacara Microsoft Mark Cheffo, mengatakan bahwa sistem TI utama Delta mungkin dilayani oleh perusahaan teknologi lain, bukan Microsoft Windows. Microsoft tengah berupaya mencari tahu mengapa maskapai penerbangan lain mampu memulihkan operasi bisnisnya jauh lebih cepat daripada Delta, dilansir dari laman AP.

CEO Delta Ed Bastian mengatakan bahwa pemadaman teknologi global yang dimulai dengan pemutakhiran dari CrowdStrike ke mesin yang menjalankan Microsoft Windows merugikan maskapai sebesar $500 juta. Bastian juga mengatakan ancaman tindakan hukum atas hal tersebut.

Baca juga:
Ranops MV3 - Maung Pindad, Digunakan pada Prosesi Kirab Bendera dan Teks Proklamasi dari Monas ke IKN


Pihak CrowdStrike juga membantah klaim Delta. Baik CrowdStrike maupun Microsoft mengatakan Delta telah menolak tawaran mereka untuk membantu maskapai itu pulih dari gangguan bulan lalu. Pengacara Microsoft mengatakan CEO Satya Nadella mengirim email ke Bastian selama gangguan, tetapi CEO Delta tidak pernah membalas.
 


×