beritaup2date.com

HARGA EMAS MEROKET: Sentuh Hampir Rp 2,6 Juta per Gram, Investor Borong!

Foto: Ilustrasi

BERITAUP2DATE.COM, Kabar gembira bagi para pemilik aset, sekaligus tantangan bagi calon pembeli. Pagi ini, harga emas di Indonesia kembali mencatat rekor signifikan. Harga emas Antam 1 gram di Pegadaian dilaporkan melonjak drastis, menembus batas psikologis dan kini nyaris menyentuh angka Rp 2.600.000 (Rp 2,6 Juta) per gram.

Kenaikan tajam ini menjadikan emas sebagai topik utama di pasar keuangan dan investasi. Dilaporkan, harga emas Antam untuk pecahan 1 gram saat ini berada di kisaran Rp 2.596.000, dengan pecahan yang lebih kecil dan lebih besar juga mengalami penyesuaian harga yang substansial.

Mengapa Emas Terus 'Mencetak' Rekor?
Melambungnya harga logam mulia ini bukan tanpa alasan. Para analis ekonomi global menunjuk pada beberapa faktor utama:

Baca juga:
Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera: Korban Meninggal Tembus 940 Jiwa

Aksi Safe Haven Global: Di tengah ketegangan geopolitik, terutama pasca-KTT Perdamaian Gaza yang dinilai masih rapuh, dan ancaman perang dagang baru antara AS dan China, emas kembali menjalankan fungsi klasiknya sebagai safe haven (aset aman). Investor global ramai-ramai beralih dari aset berisiko (seperti saham) ke emas.

Inflasi dan Keraguan Mata Uang: Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dijaga ketat di berbagai negara, termasuk Indonesia, diiringi dengan inflasi yang persisten, membuat pasar mulai meragukan stabilitas mata uang fiat. Emas, yang nilainya cenderung stabil melawan inflasi, menjadi pilihan logis.

Permintaan Domestik: Permintaan emas di Indonesia sendiri cukup tinggi, didorong oleh tradisi investasi jangka panjang dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap lindung nilai kekayaan.

Dengan reli harga emas yang tak terbendung di pasar global (melampaui level USD 4.100 per troy ounce), kilauan logam mulia ini diprediksi akan terus memikat para investor. Pertanyaannya sekarang, apakah ini saat yang tepat untuk memborong, atau justru melepas emas untuk meraup untung dari puncak harganya?

(Sumber: Liputan6.com, SINDOnews, Analisis Pasar Keuangan Global)
 

Penulis: RijalEditor: Rijal

×