BERITAUP2DATE.COM, Minat generasi muda terhadap investasi logam mulia semakin menunjukkan tren positif. Hal ini terlihat dari pertumbuhan bisnis cicilan emas PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang mencatatkan angka signifikan sepanjang tahun 2024.
Pembiayaan cicilan emas BSI tercatat mengalami lonjakan hingga 177,42% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai Rp6,4 triliun. Selain itu, jumlah nasabah yang mengikuti program cicil emas BSI juga meningkat sebesar 81%, dengan total nasabah sekitar 336.000 orang.
Anton Sukarna selaku Direktur Sales & Distribution BSI, mengungkapkan bahwa sekitar 50?ri total nasabah cicil emas berasal dari generasi Z dan milenial.
“Emas saat ini menjadi salah satu investasi yang dilirik oleh anak muda karena ketahanannya terhadap inflasi dan sangat likuid sehingga sangat cocok untuk menjadi alternatif investasi jangka menengah,” ujar Anton dilansir dari laman kabarbumn.
Selain layanan cicil emas, bisnis gadai emas BSI juga mengalami peningkatan yang signifikan, dengan kenaikan 31,3% yoy, mencapai Rp6,4 triliun pada 2024. Bisnis ini pun menunjukkan kesehatan yang baik dengan rasio kredit bermasalah (NPF) hampir mencapai angka 0%.
Untuk terus memperluas pasar, BSI meluncurkan layanan inovatif #CaraEmas, yang memudahkan masyarakat dalam melakukan gadai emas dengan proses yang cepat, biaya rendah, dan nilai taksiran yang tinggi. Tak ketinggalan, BSI juga memperkenalkan produk emas batangan berlogo BSI, yang dapat dibeli melalui skema cicil emas.
Baca juga:
Rasakan Sensasi Terjun Bebas Tanpa Pesawat di iFLY Jakarta!
Ke depan, BSI berencana untuk memperkuat lebih lanjut lini bisnis emasnya dan sedang mempersiapkan diri untuk memperoleh izin sebagai Bullion Bank dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).











