BERITAUP2DATE.COM, Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) ?telah resmi meluncurkan Program Bangkit 2024 bekerja sama dengan Google, dengan tujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dengan kompetensi di bidang kecerdasan buatan (AI). Sebanyak 4.650 peserta terpilih dari 55.000 pendaftar untuk mengikuti program ini, yang merupakan bagian dari Kampus Merdeka - Studi Independen Bersertifikat (SIB) yang bekerja sama dengan perusahaan teknologi ternama seperti Google, GoTo, dan Traveloka.
Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Nizam, menekankan bahwa program Bangkit telah diakui sebagai standar emas dalam mencapai kompetensi bersertifikat. Keunggulan program ini terletak pada pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan industri, yang melibatkan pengalaman praktis dan keterampilan nyata.
Nizam juga menggarisbawahi pentingnya pembelajaran eksperiential dalam meningkatkan kompetensi, khususnya di bidang AI yang semakin penting. Ia mendorong peserta untuk tidak hanya menyelesaikan program, tetapi juga mendapatkan sertifikasi internasional yang diselenggarakan oleh Google.
Baca juga:
Presiden RI Akan Meninjau Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Pada RAPIM TNI-POLRI Tahun 20224
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Sri Suning Kusumawardani, menyatakan harapannya bahwa program Bangkit akan meningkatkan keterampilan di bidang teknologi, khususnya AI, dan menjadikan Indonesia sebagai pusat talenta teknologi yang diperhitungkan secara internasional.
Putri Alam, Direktur Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik Google Indonesia, menegaskan komitmen Google dalam melatih mahasiswa potensial di bidang teknologi, terutama AI. Program Bangkit telah melibatkan ribuan peserta dan kontributor, dengan fokus pada peningkatan jumlah talenta digital bersertifikasi global di Indonesia.
Selain itu, lulusan terbaik Bangkit 2023, Faris Zaidan Nafis dari Universitas Gadjah Mada, juga memberikan kesaksian tentang manfaat yang diperoleh dari program tersebut, termasuk pembelajaran terstruktur tentang teknologi dasar, materi AI, dan pengembangan keterampilan soft skill yang sangat berguna dalam karier di bidang teknologi.
Baca juga:
900 Karyawan PlayStation Diberhentikan Sony











