BERITAUP2DATE.COM, Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Garut menggelar Gebyar Prestasi Guru dan Siswa TK. Kegiatan yang bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antara guru, siswa, dan orang tua.
Ratusan Guru dan Siswa TK berkumpul dalam suasana gembira dan penuh keceriaan saat berlangsungnya kegiatan yang digelar di Amphitheater Ciplaz Garut, pada Sabtu (26/4/2025).
Kegiatan dibuka oleh Entib Satibi, Kepala Bidang Pendidikan Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kabupaten Garut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mendorong peningkatan profesionalisme pendidik serta pengembangan potensi anak-anak secara menyeluruh.
Baca juga:
Khasiat Buah Pisang untuk Kesehatan Tubuh
Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tapi upaya membentuk karakter dan meningkatkan keprofesionalan guru dalam mendidik anak-anak. "Jadi bagaimana cara mengajar yang baik, bagaimana cara membimbing anak yang baik," ucap Entib dilansir dari laman jabarprov.
Ia berharap melalui kegiatan ini, baik guru maupun siswa dapat semakin kreatif dalam mengembangkan potensi masing-masing.
Dengan mengusung tema "Bersama Mewujudkan Generasi Kreatif, Mandiri, Berkarakter Menuju Indonesia Emas" Gebyar Prestasi menjadi momentum istimewa memperingati HUT ke-76 IGTKI PGRI, Hari Kartini, Hari Pendidikan Nasional, dan Hari Jadi Garut.
Baca juga:
Di Hadapan 1.500 Pimpinan BUMN, Presiden Prabowo Minta Tata Kelola Danantara Lebih Transparan
Lebih dari 400 guru dan 800 siswa TK ambil bagian dalam berbagai perlombaan, dari melengkapi gambar, pildacil, hingga menyanyi duet orang tua dan anak. Suasana makin semarak saat guru-guru beraksi dalam lomba biantara Sunda, konten kreator, hingga senam Anak Indonesia Hebat.
Ketua panitia, Iis Rismayati, menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menciptakan ruang tumbuh yang menyenangkan, kreatif, dan bermakna bagi anak-anak.
"Lomba ini adalah bertujuan untuk mewujudkan apresiasi terhadap proses tumbuh kembang anak yang menyenangkan, penuh kreativitas dan kaya makna," jelasnya.
Baca juga:
Sistem Terintegrasi: Kunci Sukses dalam Penerapan WFA











