beritaup2date.com

Hadirkan Harapan Baru, Pemerintah Bangun Sekolah Rakyat untuk Dukung Pendidikan Anak Kurang Mampu

Renovasi sekolah rakyat di Asrama UPTD Latihan Kerja Provinsi Banten, Jelupang, Kota Tangerang Selatan, Banten (dok. Indonesia/Antara foto)

BERITAUP2DATE.COM, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) sebagai bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto. 

Tujuannya adalah menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga yang Kurang Mampu

"Ini bukan sekadar membangun sekolah, tapi juga masa depan generasi muda," ujar Menteri PU Dody Hanggodo dilansir dari laman Indonesia.

Baca juga:
TNI Lakukan Perombakan Jabatan 42 Perwira Tinggi di Tiga Matra

Ia menyebutkan, pembangunan dilakukan bersama Kementerian Sosial agar fasilitas pendidikan siap digunakan pada tahun ajaran 2025/2026.

Pemerintah menargetkan pembangunan 100 unit SR setiap tahun, mencakup jenjang pendidikan dasar hingga menengah. Setiap sekolah dirancang untuk menampung 75–150 siswa dari keluarga kurang mampu.

Untuk Tahap IC, dari 167 lokasi usulan, hanya 50 yang lolos verifikasi. Sebanyak 49 sekolah dibiayai APBN dan satu dari APBD, sementara sembilan sekolah tambahan sedang dipersiapkan. 

Baca juga:
Motorola Luncurkan moto g86 Power 5G di Indonesia

Hingga 4 Agustus 2025, progres pembangunan fisik telah mencapai 60,93 persen dan ditargetkan rampung akhir Agustus.

Pembangunan dikelola Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, meliputi renovasi bangunan, perbaikan ruang kelas, asrama, serta instalasi listrik, air, dan meubelair. 

Proses konstruksi dimulai sejak Juni 2025 agar sekolah bisa langsung digunakan saat tahun ajaran baru.

Baca juga:
Digitalisasi KDMP Perkuat Ketahanan Pangan dan UMKM Desa

Dody menegaskan, Sekolah Rakyat adalah wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin akses pendidikan setara, sekaligus bagian dari upaya membangun SDM unggul menuju Indonesia Maju.


×