BERITAUP2DATE.COM, Malam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat mulia dalam agama Islam. Malam disebutkan dalam Al-Qur'an dan hadis sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Bila seorang muslim mengerjakan kebaikan-kebaikan di malam tersebut, maka nilainya lebih baik dari mengerjakan kebaikan selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun 4 bulan.
Keutamaan malam Lailatul Qadar sangat besar, dan banyak umat Islam yang berusaha untuk menghidupkan malam tersebut dengan ibadah, terutama pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.
Kata "al-Qadar" juga dapat dimaknai sebagai "al-Syarf," yang berarti kemuliaan dan kebesaran. Hal ini menunjukkan bahwa pada malam tersebut, Allah SWT telah mengangkat martabat Nabi-Nya, memuliakannya dengan wahyu, dan menjadikannya sebagai Rasul terakhir.
Penjelasan ini dapat ditemukan dalam surah al-Qadar, yang menggambarkan bahwa malam tersebut malam yang mulia, dimana malam diturunkannya Al-Qur’an sebagai kitab suci yang terakhir.
Keutamaan Malam Lailatul Qadar:
Baca juga:
Timnas Indonesia Siap Bangkit Hadapi Bahrain setelah Kalah dari Australia 5-1
1. Lebih baik dari seribu bulan
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surah Al-Qadar (97:3):
لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ
"Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan"
Ini berarti ibadah yang dilakukan pada malam tersebut pahalanya lebih besar dibandingkan dengan ibadah yang dilakukan selama seribu bulan, yang setara dengan lebih dari 83 tahun.
2. Al-Qur'an Diturunkan pada Malam Itu
Malam Lailatul Qadar adalah malam ketika Al-Qur'an diturunkan. Hal ini dijelaskan dalam surah Al-Qadar (97:1):
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ
"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatulqadar"
3. Turunnya malaikat
Dalam surah Al-Qadar (97:4), Allah menyebutkan:
تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ
"Pada malam itu turun para malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan"
Malaikat turun membawa berkah dan rahmat, dan mereka memberikan ketenangan dan kedamaian pada malam itu.
4. Malam Penuh Kedamaian
Allah SWT berfirman dalam surah Al-Qadar (97:5):
سَلٰمٌۛ هِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِࣖ
"Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar"
Artinya, malam tersebut adalah malam yang penuh dengan kedamaian, jauh dari gangguan dan fitnah, hingga waktu subuh.
5. Doa dan Ibadah Diterima dengan Baik
Diriwayatkan dalam hadits yang sahih, bahwa siapa yang beribadah pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, dosa-dosanya akan diampuni. Hadis ini terdapat dalam Sahih Bukhari:
"Barang siapa yang mendirikan malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari)
6. Malam yang Allah Ampuni Dosa-dosanya
Pada malam Lailatul Qadar, Allah memberikan ampunan kepada orang yang benar-benar beribadah dan memohon ampun. Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya pada malam Lailatul Qadar, Allah memberi ampunan kepada siapa saja yang memohon ampunan kepada-Nya." (HR. Ibnu Majah)
Berikut adalah Surah lengkap al-Qadar:
إِنَّآ أَنزَلۡنَٰهُ فِي لَيۡلَةِ ٱلۡقَدۡرِ وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ خَيۡرٞ مِّنۡ أَلۡفِ شَهۡرٖ تَنَزَّلُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ بِإِذۡنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمۡرٖ سَلَٰمٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطۡلَعِ ٱلۡفَجۡرِ
“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur’an pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS. al-Qadr, [97]: 1–5).
Penentuan Malam Lailatul Qadar tidak ditentukan secara pasti dalam kalender, namun banyak ulama berpendapat bahwa malam ini jatuh pada salah satu malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, terutama pada malam-malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29.
Keutamaan Malam Lailatul Qadar mengajak kita untuk lebih giat beribadah dan memohon ampunan kepada Allah SWT.











