beritaup2date.com

Pendidikan Nasional yang Konstitusional

“Bagaimana mendidik insan Indonesia yang beriman-taqwa, berakhlak mulia, menguasai iptek, cerdas berkeahlian, dan berkebudayaan tinggi,” jelas Haedar. Itulah pendidikan nasional yang konstitusional (dok.muhammadiyah)

BERITAUP2DATE.COM, Yogyakarta,- Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, pada momen tersebut Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir turut menyampaikan refleksi terkait Pendidikan.

Haedar berpesan bahwa Pendidikan bukan pabrik menciptakan robot. Meskipun masyarakat hidup di zaman revolusi iptek dan setiap orang dituntut bekerja dalam pranata modern.

“Pendidikan harus tetap berada dalam orbit utamanya, yakni mencerdaskan akal-budi manusia menuju peradaban utama,” tegas Haedar pada Kamis (2/5) di Yogyakarta dilansir dari laman resmi muhammadiyah.

Baca juga:
Harga Emas Antam Tembus Rp1,327 Juta/Gram

Haedar juga menekankan bahwa jangan memisahkan pendidikan Indonesia dari Pancasila, agama, dan nilai luhur bangsa.

“Bagaimana mendidik insan Indonesia yang beriman-taqwa, berakhlak mulia, menguasai iptek, cerdas berkeahlian, dan berkebudayaan tinggi,” jelas Haedar.

“Itulah pendidikan nasional yang konstitusional,” tutup Haedar.
 

Baca juga:
Tanggal 9 Mei Penentu Tim U23 Lolos ke Olimpiade Paris


×