BERITAUP2DATE.COM, Kementerian BUMN bersama dengan sejumlah BUMN lainnya, kembali menyelenggarakan program mudik gratis bersama BUMN dengan tema “Mudik Aman Sampai Tujuan” sebagai bagian dari tradisi tahunan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Pada tahun ini, sebanyak 78 perusahaan BUMN siap berpartisipasi untuk melayani sekitar 100.000 pemudik yang akan diprioritaskan dengan menggunakan tiga jenis moda transportasi.
Adapun moda transportasi yang disiapkan meliputi:
- 1.360 unit bus dengan kapasitas 67.000 pemudik
- 90 rangkaian kereta api yang dapat menampung 28.000 pemudik
- 26 unit kapal laut dengan kapasitas 5.000 pemudik.
Dilansir dari laman kabarbumn, program ini mencakup lebih dari 200 kota/kabupaten yang tersebar di seluruh Indonesia, dan pendaftaran program mudik bersama ini dimulai pada 3 Maret sampai dengan 17 Maret 2025, atau sampai kuota yang tersedia terpenuhi.
Baca juga:
Harga Emas Melonjak, Bisnis Emas BSI Tumbuh 174,32% di Awal Tahun 2025
Rencana keberangkatan mudik secara gratis disesuaikan dengan jenis moda transportasi yang dipilih:
- Bus akan berangkat pada 27 Maret 2025
- Kereta Api pada 25, 26, 27, dan 28 Maret 2025
- Kapal Laut pada 28 Maret 2025
Erick Thohir selaku Menteri BUMN, menjelaskan bahwa kementeriannya siap mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk melaksanakan kebijakan pro-rakyat dalam menyambut Lebaran 2025. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kepada masyarakat yang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan serta mempermudah perjalanan mereka untuk bertemu dengan keluarga di kampung halaman.
“Bagi Kementerian BUMN, agenda mudik bersama ini serupa dengan kebijakan dalam menurunkan harga tiket pesawat atau penambahan gerbong kereta agar masyarakat dimudahkan untuk berkumpul dengan keluarga,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir.
Di kesempatan lain, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN, Tedi Bharata, menyampaikan bahwa Program Mudik Gratis BUMN 2025 mencakup lebih dari 200 kota tujuan di berbagai pulau, termasuk Jawa, Sumatera, Bali, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, dan Papua. Diharapkan, program ini dapat mengurangi kemacetan lalu lintas, menekan angka kecelakaan, serta memberikan pengalaman mudik yang lebih aman dan nyaman.
Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja sekaligus Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2025, Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam program ini. Salah satu langkah yang diambil adalah memastikan bahwa semua armada yang digunakan telah memenuhi uji kelayakan dan pengemudi memiliki lisensi yang valid, sebagai upaya mitigasi risiko.
“Seluruh bus, kereta, dan kapal yang digunakan harus memenuhi standar keselamatan yang telah ditentukan. Selain itu, kami juga menyediakan asuransi perlindungan bagi para pemudik untuk memberikan rasa aman selama perjalanan,” lanjut Rivan.
Sebagai upaya aksi pengamanan persiapan lalu lintas, dilakukan kesiapan sebanyak 2.000 personel nasional, 29 siaga pelayanan cabang seluruh Indonesia, monitoring online melalui Data Laka Online (IRSMS) dan rumah sakit, koordinasi aktif melalui Forum Komunikasi Lalu Lintas.
Baca juga:
Hujan Deras dan Luapan Sungai Cikeas Sebabkan Banjir di 7 Kecamatan Kota Bekasi
Kemudian, mobile unit keselamatan lalu lintas di 102 cabang & perwakilan, 22 pos pelayanan terpadu pada wilayah Jawa & Sumatera, spanduk keselamatan pada 5.200 titik Lokasi, JR-Care dan DC-FKMN-JR untuk sistem kecedaraan korban, serta kampanye edukasi keselamatan berlalu lintas.











