beritaup2date.com

Kecelakaan Maut di Lereng Bromo, 8 Meninggal dan 44 Luka-luka

Kapolres Probolinggo bersama jajaran Satlantas turun langsung ke lokasi untuk melakukan evakuasi, olah TKP, dan pengaturan arus lalu lintas. (dok. humaspolri)

BERITAUP2DATE.COM, Sebuah bus yang mengangkut rombongan karyawan dan keluarga besar Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember terlibat kecelakaan tragis di Jalan Raya Bromo, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Minggu (14/9/2025) sekitar pukul 11.45 WIB.

Peristiwa ini menewaskan delapan orangdan melukai puluhan penumpang lainnya. Rombongan diketahui baru saja mengikuti acara syukuran kelulusan pendidikan S1 di kawasan Gunung Bromo.

Direktur RSBS Jember, dr. Faida, membenarkan kejadian tersebut, Ada beberapa korban dalam kondisi kritis. Kami telah menurunkan 18 unit ambulans dengan pengawalan untuk mengevakuasi seluruh korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Baca juga:
Kemlu Fasilitasi Pemulangan 17 WNI dari Nepal, Total 57 Sudah Tiba di Tanah Air

“Beberapa orang kritis. Kami sudah di Probolinggo membawa 18 ambulans dengan patwal untuk mengevakuasi korban,” ucap dr. Faida dilansir dari laman humaspolri.

Menurut keterangan Satlantas Polres Probolinggo, kecelakaan dipicu oleh bus Hino dengan nomor polisi P-7221-UG yang mengalami rem blong saat melaju di jalan menurun dan berbelok.

Kendaraan kemudian menabrak pembatas jalan sebelum akhirnya menghantam sebuah sepeda motor dengan pelat nomor N-2856-OE yang sedang melintas.

Baca juga:
Persib U-13 Angkat Trofi Soeratin 2025, Davin Dwi Ardian Jadi Pemain Terbaik

Bus dikemudikan oleh Al Bahri (60), warga Jember, dengan total 52 penumpang. Akibat kejadian ini, 8 orang meninggal dunia dan 44 lainnya mengalami luka-luka. 

Korban luka dirawat di berbagai fasilitas kesehatan, seperti RSUD dr. Mohamad Saleh Probolinggo, RSU Ar-Rozy, RSU Tongas, serta Puskesmas Sukapura, Lumbang, dan Wonomerto.

Polisi mencatat delapan korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut, di antaranya:

  1. Bela Puteri Kayila Nurjati (10), pelajar
  2. Hesti Purba Wredhamaya (39), perawat RSBS
  3. Hendra Pratama (37), karyawan RSBS
  4. Arti Wibowati (34), perawat RSBS
  5. Wardatus Soleha (35), perawat RSBS
  6. Aiza Fahrani Agustin (7), pelajar
  7. Desi Eka Agustin (33), ibu rumah tangga
  8. Nasha Azkiya Naygara (14), pelajar

Sementara puluhan korban luka masih dalam penanganan medis, termasuk sopir bus dan seorang kernet.

Baca juga:
Era Baru Pendidikan: Digitalisasi Pembelajaran Hadirkan Kelas Interaktif

Kapolres Probolinggo bersama jajaran Satlantas turun langsung ke lokasi untuk melakukan evakuasi, olah TKP, dan pengaturan arus lalu lintas. Polisi menduga rem blong menjadi penyebab utama kecelakaan ini.

Kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp30 juta. Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.


×