BERITAUP2DATE.COM, Pada saat mudik Lebaran menggunakan kendaraan mobil, fungsi rem sangat memegang peranan penting dalam keselematan. Karena dapat dipastikan mobil akan membawa full muatan orang dan barang. Belum lagi kondisi jalan yang berat seperti berlubang atau hujan turun. Ditambah harus melewati daerah pegunungan yang menguras performa rem.
Berikut ini Toyota memberikan pengetahuan apa saja hal pemicu rem blong dan bagaimanan cara pencegahannya:
Apa itu Brake Fading, Overheat dan Vapor Lock
Baca juga:
Restrukturisasi Kredit Perbankan Masa Covid-19 Berakhir
Brake Fading adalah posisi kampas rem yang berada di dalam teromol membuat proses pelepasan panas tidak dapat berlangsung cepat. Sehingga di antara kampas rem dan teromol terdapat kabut panas yang menghalangi keduanya bertemu atau kampas rem kehilangan daya tekan pada teromol.
Vapor lock merupakan kondisi dimana suhu rem menjadi terlalu panas karena diinjak terlalu lama sehingga menyebabkan cairan rem mendidih. Ketika cairan rem mendidih, akan menghasilkan uap air atau vapor lock yang bisa menyebabkan rem blong karena tidak bisa bekerja menekan kampas rem.
Sementara pada kampas rem juga ada masalah sendiri yakni overheat, yaitu kondisi dimana kampas rem mobil terlalu panas karena terus menerus melakukan pengereman. Akibatnya, kampas rem tidak bisa mengigit teromol atau cakram rem lantaran koefisien geseknya menurun drastis.
Baca juga:
MK Didukung Wapres, Panggil Menteri dalam Sidang Sengketa Pilpres 2024
Cara Pencegahannya Rem Blong
Cek Cairan Rem
Periksa ketinggian cairan rem di dalam tabung penyimpanan minimal sebulan sekali atau ketika mencuci mobil. Tambah jika kurang dengan cairan rem yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
Baca juga:
Aman Bertransaksi di Ruang Digital
Periksa sekitar tabung cairan rem akan potensi kebocoran, terutama sekitar sambungan selang. Apalagi jika isi ulang cairan rem cukup sering yang menandakan ada masalah yang harus segera ditangani.
Kuras Cairan Rem
Formula kimia dalam cairan rem juga ada masa pakainya. Kalau dipaksakan, kemampuannya dalam bekerja dan melepas panas jadi melemah. Akibatnya, tekanan cairan rem hilang dan rem mobil blong. Ganti cairan rem setiap 40.000 km atau 2 tahun sekali untuk menjaga kualitas formula kimia yang ada di dalamnya.
Bersihkan Tabung Cairan Rem
Meski tutup tabung selalu ditutup rapat, tetap ada potensi uap air masuk dan membuat cairan rem ‘masuk angin’ yang bisa membuat rem blong karena kehilangan tekanan. Selain itu, di dasar tabung mungkin timbul endapan lumpur bahkan lumut kalau Anda benar-benar tidak peduli kondisinya.
Bersihkan tabung cairan rem bersamaan dengan pengurasan cairan rem. Jangan lupa untuk membuang angin yang terperangkap di sistem rem saat proses pembersihan telah selesai. Pastikan pula selang dan pipa cairan rem dicek ulang, termasuk klem sambungan.
Jangan lupa pula cek pipa, selang dan sambungan yang menempel di booster rem. Ganti selang jika sudah getas dan ganti pipa bila ada risiko karat.
Cek Kampas Rem
Kalau sudah tidak layak, kampas rem akan kesulitan menggigit piringan cakram atau teromol. Bahkan di kondisi tertentu kampas rem bisa kehilangan koefisien gesek karena kepanasan (overheat) dan ini merupakan salah satu sumber utama rem blong.
Jangan tunda untuk mengganti kampas rem jika direkomedasikan untuk diganti. Sekaligus, periksa kondisi piringan cakram atau teromol rem karena bisa saja bagian ini rusak, seperti permukaan cakram bergelombang sehingga rem malfungsi.
Periksa Piston pada Sistem Rem
Fungsi piston pada rem mobil adalah untuk menggerakkan kaliper penjepit kampas rem ke piringan rem. Jika terjadi kemacetan pada piston, maka kaliper tidak dapat digerakkan. Hal ini berbahaya karena rem dapat mengunci seketika.
Kemacetan pada piston dapat diakibatkan oleh karat sekitar piston rem atau kerusakan di bagian karet–karet piston.
Poin tips di atas cukup sulit dilakukan sendiri karena membutuhkan keterampilan bongkar-pasang parts mobil. Salah satu solusi paling mudah dan aman adalah servis berkala di bengkel resmi. Namun jangan terlalu dekat Lebaran karena biasanya bengkel akan ramai pengunjung.
Setel Ketinggian Rem Tangan
Rem tangan bisa berfungsi sebagai rem darurat ketika rem utama blong lantaran tidak mengandalkan sistem yang sama dengan rem mobil. Masalahnya, posisi rem tangan yang terlalu rendah dapat mengakibatkan kemacetan di sistem rem mobil.
Pada umumnya, ketinggian rem tangan hanya diperbolehkan 5 hingga 8 klik. Semakin rendah posisinya, maka jarak kampas rem dengan piringan atau teromol rem menjadi terlalu dekat yang dapat mengakibatkan sistem rem mobil macet.
Servis Rem di Bengkel Resmi
Langkah paling mudah dan efektif untuk mencegah rem mobil blong adalah dengan melakukan servis berkala di bengkel resmi, karena teknisi akan mengecek kondisi sistem rem keseluruhan. Jangan ragu untuk berdiskusi dengan service advisor yang bertugas kalau dirasa ada yang tidak beres dengan rem mobil.











