beritaup2date.com

InJourney Tata ulang Kawasan Borobudur sebagai Destinasi Wisata Kelas Dunia

Candi Borobudur merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang dicanangkan sebagai destinasi pariwisata berkelas International (dok. Injourney)

BERITAUP2DATE.COM, Candi Borobudur merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang dicanangkan sebagai destinasi pariwisata berkelas International.

Maka dari itu, Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney bersama anak perusahaannya, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (PT TWC) atau InJourney Destination Management (IDM), terus berkomitmen dalam melakukan penataan ulang kawasan Borobudur.

Maya Watono selaku Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney menyebut, upaya ini dilakukan untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Baca juga:
Rayakan Anniversary Ke 49, POLYTRON tawarkan Diskon Hingga Rp 4,9 Juta

“Penataan ulang Borobudur bukan hanya tentang memperbaiki secara fisik, namun juga tentang memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang."

"Dengan pendekatan yang berkelanjutan, kami berkomitmen untuk menjaga Borobudur agar tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman."

"Kami ingin memastikan bahwa Borobudur tidak hanya dilihat sebagai peninggalan masa lalu, tetapi juga sebagai simbol harapan dan inovasi yang akan terus berkembang demi mewujudkan destinasi pariwisata berkelas dunia,” tutur Maya Watono dilansir dari laman kabarbumn.

Baca juga:
Pemindahan Ibu Kota Negara ke IKN, Presiden Jokowi Tegaskan Pentingnya Kesiapan Secara Keseluruhan

“Melalui program re-masterplan dan revitalisasi yang dilakukan, Borobudur tidak hanya berfokus untuk mempertahankan posisinya sebagai monumen Buddha terbesar di dunia.

"Tetapi juga untuk menjadi pusat spiritual, edukasi, dan budaya yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” jelas Maya.

Untuk mewujudkan visi pariwisata Borobudur yang berkualitas dan berkelanjutan, InJourney melalui IDM melakukan penataan ulang kawasan Borobudur dengan menggunakan 4 pilar yakni spiritual, konservasi, pendidikan, dan pariwisata.

Baca juga:
Badan Geologi Kirimkan Tim ke Lokasi Gempa di Kabupaten Bandung

Pada pilar spiritual dilakukan penataan ruang, fasilitas dan pengembangan kegiatan spiritual. Untuk pilar ini, InJourney melakukan revitalisasi ruang terbuka hijau dan lansekap sebagai outdoor venue untuk kegiatan studi spiritual.

Dilakukan pula revitalisasi untuk fasilitas pendukungnya. Pilar konservasi dilakukan dengan preservasi situs warisan budaya dan revitalisasi ruang terbuka hijau, lanskap untuk fungsi penyangga pelestarian situs dan melakukan pengaturan alur kunjungan wisatawan dan kuota naik ke candi.

Lebih lanjut, pilar pendidikan dilakukan melalui pengembangan ruang dan fasilitas interpretasi dan edukasi.

Sementara pariwisata adalah dengan pengembangan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. 

Beberapa proyek strategis dilakukan InJourney antara lain dengan berfokus pada penataan Zona 2 dengan strategi yang mencakup penambahan area hijau melalui aforestasi.

Salah satu fokus utama dari rencana ini adalah pendirian Borobudur Spiritual Sanctuary – sebuah pusat yang dirancang untuk meditasi, pendidikan, dan pelestarian nilai-nilai spiritual.

Dengan fasilitas ini, Borobudur akan menjadi ruang bagi pengunjung untuk tidak hanya mengagumi keindahan fisiknya, tetapi juga untuk merasakan kekuatan spiritual yang tersimpan di dalamnya.

Selain itu, dalam pengembangan Zona 2 IDM juga melakukan pendekatan yang lebih ramah lingkungan.


×