BERITAUP2DATE.COM, Penghargaan Juara ke 1 Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024, diberikan kepada Kampung Wisata Adat Malasigi yang menjadi binaan Pertamina EP, terletak di Distrik Klayili, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Lokasinya berjarak sekitar 55 kilometer dari Kota Sorong dan dapat dicapai dalam waktu 1,5 jam perjalanan darat.
Acara penghargaan diselenggarakan di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), ini bertemakan “Desa Wisata Menuju Pariwisata Hijau Berkelas Dunia”.
Ajang yang digagas oleh Kementerian Pariwisata RI ini bertujuan untuk mendorong potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengembangan desa wisata. Sejak pertama kali digelar pada 2021, ADWI terus menarik perhatian dengan jumlah peserta yang terus meningkat.
Pada 2024, sebanyak 6.016 desa wisata turut serta, termasuk Kampung Malasigi. Kampung Malasigi menjadi percontohan dalam memanfaatkan potensi alam secara berkelanjutan. Kampung ini berhasil bertahan dari tekanan alih fungsi lahan dengan mengandalkan ekowisata sebagai sumber pendapatan utama.
Fitri Erika selaku Senior Manager Relations Regional Indonesia Timur mengungkapkan bahwa melalui program kemitraan dengan berbagai pihak, masyarakat Malasigi mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.
Kolaborasi strategis yang melibatkan pemerintah daerah, NGO, dan masyarakat adat telah menghasilkan program yang sejalan dengan kerangka kerja Environmental, Social, and Governance (ESG). Program ini juga mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pekerjaan layak, pertumbuhan ekonomi, dan pelestarian ekosistem darat.
Keanekaragaman hayati Kampung Malasigi menjadi daya tarik utama. Beberapa satwa endemik Papua seperti Cendrawasih Kecil, Cendrawasih Raja, dan Cendrawasih Mati-kawat, menambah nilai pariwisata. Selain itu, destinasi menarik seperti pemandian air panas di Sungai Klaluguk dan goa horizontal Go Wo’batiwala menjadi magnet bagi wisatawan.
Produk kerajinan berbahan hasil hutan juga menjadi daya tarik tersendiri. Promosi yang gencar melalui media sosial membawa dampak besar pada peningkatan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Hingga kini, sekitar 250 wisatawan internasional dari berbagai negara telah berkunjung.
Keberhasilan ini membuka peluang kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yang semakin memperkuat posisi Kampung Malasigi sebagai destinasi wisata unggulan. Pada 2023, pengelolaan hutan Kampung Malasigi secara berkelanjutan mendapat pengakuan resmi melalui Surat Keputusan Pengelolaan Hutan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Baca juga:
Hyundai Motors Indonesia Rilis New TUCSON dengan Mesin Hybrid & Bensin
SK ini diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo, memberikan kewenangan penuh kepada masyarakat setempat untuk mengelola kawasan hutan kampung.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengelolaan wisata, aspek sosial ekonomi, dan kelestarian lingkungan.
Pendampingan tata kelola desa wisata yang diberikan kepada 50 finalis ADWI bertujuan agar desa wisata tumbuh mandiri, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat global.











