BERITAUP2DATE.COM, PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), yang merupakan anak perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, mulai mengoperasikan jalur fungsional di Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo (Jogja-Solo). Langkah ini diambil dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik selama libur Lebaran 2025.
Jalur fungsional tersebut tepatnya di jalur Prambanan-Tamanmartani sepanjang 6,8 km mulai Senin, 24 Maret 2025.
Jalur tersebut telah dibuka tanpa tarif bagi pemudik dan wisatawan, dengan harapan agar para pengguna bisa lebih cepat dan nyaman selama periode mudik Idulfitri, serta untuk membantu mengurangi kepadatan di jalan nasional yang sering menjadi kendala bagi para pemudik dan wisatawan saat liburan Lebaran.
Baca juga:
BPJPH Luncurkan Pembaruan Sistem SIHALAL untuk Tingkatkan Layanan Sertifikasi Halal
Rudy Hardiansyah selaku Direktur Utama PT JMJ, menjelaskan bahwa jalur fungsional ini dapat digunakan mulai Senin, 24 Maret 2025 hingga Senin, 7 April 2025. Dimana perkiraan puncak arus mudik lebaran terjadi pada Kamis, 27 Maret 2025 dan Jumat, 28 Maret 2025.
"Jalur fungsional ini beroperasi mulai kemarin Senin, 24 Maret 2025, hingga Senin, 7 April 2025, dengan jam operasional pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB setiap harinya. Dengan pembagian pada periode arus mudik mulai dari tanggal 24 Maret 2025 s.d 30 Maret 2025 dibuka satu arah dari Prambanan menuju Tamanmartani, serta sebaliknya pada periode arus balik mulai dari tanggal 31 Maret 2025 s.d 7 April 2025, dibuka satu arah dari Tamanmartani menuju Prambanan. Jalur fungsional ini hanya boleh dilalui oleh kendaraan roda empat golongan 1 (non bus dan non truk), dengan batas kecepatan maksimum 40 km/jam demi menjaga keselamatan para pengguna jalan," ujar Rudy dilansir dari laman jasamarga.
Rudy juga menambahkan bahwa selama arus mudik dan balik, jalur fungsional ini hanya akan melayani satu arah melalui jalur B (kanan) dan menggunakan konstruksi rigid pavement. Di luar jam operasional yang ditentukan, arus lalu lintas akan kembali menggunakan akses jalan eksisting.
“Jalur fungsional ini bisa memangkas waktu tempuh Solo-Yogyakarta hingga 60 menit, terutama saat jam sibuk. Bayangkan, perjalanan yang biasanya terhambat traffic light dan kepadatan di Jalan Raya Solo-Yogyakarta kini punya alternatif yang lebih lancar. Kami ingin para pemudik merasakan libur Idulfitri yang lebih tenang dan nyaman dengan dukungan fasilitas terbaik dari kami," tambah Rudy.
Untuk memastikan kelancaran perjalanan, PT JMJ juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung, antara lain Pos Layanan Informasi Siaga yang beroperasi 24 jam di Gerbang Tol Prambanan, posko petugas di titik rawan kemacetan, layanan derek gratis hingga pintu keluar tol terdekat, Mobile Customer Service (MCS), ambulans, BBM mini, serta toilet portabel. Selain itu, rambu-rambu dan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) juga telah dipasang di akses Prambanan untuk memandu pengendara.
Di tempat terpisah, Ketua Inisiatif Strategis Transportasi (INSTRAN), Ki Darmaningtyas, mengatakan, “Jalur ini sudah cukup mulus dan layak digunakan. Namun, kami sarankan PT JMJ menyiapkan mekanisme pengaturan alternatif lalu lintas di exit fungsional. Para pemudik juga harus disiplin mengikuti rambu-rambu yang telah disiapkan petugas di lapangan," ujar Darmaningtyas.
Baca juga:
Doa Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Orang Lain
PT JMJ pun mengimbau pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, saldo kartu uang elektronik mencukupi, dan mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. “Kami optimistis jalur fungsional ini akan jadi solusi untuk mudik yang lebih aman, lancar, dan menyenangkan,” tutup Rudy.











