beritaup2date.com

KDM Berikan Dukungan Sosial bagi Warga Terdampak Proyek Pelebaran Sungai di Cikarang

Dalam pertemuan tersebut, KDM mendengarkan keluhan dan aspirasi dari sekitar 30 keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat penggusuran yang dilakukan dalam proyek pelebaran sungai (dok. jabarprov)

BERITAUP2DATE.COM, KDM sapaan akrab Kang Dedi Mulyadi yang merupakan Gubernur Jawa Barat, menerima kunjungan audiensi dari perwakilan warga Cikarang yang terdampak proyek pelebaran sungai, pada Sabtu (26/4/2025) di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang. 

Dalam pertemuan tersebut, KDM mendengarkan keluhan dan aspirasi dari sekitar 30 keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat penggusuran yang dilakukan dalam proyek pelebaran sungai.

Sebagian warga menyampaikan permohonan bantuan untuk menyewa rumah sementara serta dukungan sosial yang meliputi kebutuhan dasar seperti sandang dan pangan. Selain itu, seorang siswa SMA juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait larangan kegiatan study tour dan acara perpisahan sekolah yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca juga:
Wamenag dan Gubernur Banten Resmikan MTQ XXII Tingkat Provinsi

Menanggapi hal tersebut, KDM menjelaskan bahwa kebijakan larangan tersebut dimaksudkan untuk menghindari pungutan liar dan komersialisasi pendidikan yang dapat membebani orang tua siswa. Ia menegaskan bahwa perpisahan sekolah tetap bisa dilakukan selama diselenggarakan secara mandiri oleh siswa tanpa melibatkan pihak sekolah.

"Kritik sebaiknya diarahkan kepada pemerintah jika tidak memperhatikan pendidikan, bukan terhadap kebijakan yang justru meringankan beban masyarakat," ujar KDM dilansir dari laman jabarprov.

KDM juga berharap agar generasi muda di Jawa Barat dapat tumbuh dalam lingkungan yang mendidik dan penuh keprihatinan, bukan terpengaruh oleh gaya hidup konsumtif yang tidak sesuai dengan kondisi sosial yang ada.

Baca juga:
Mengenal Lebih Dekat: Remote Work, Work From Anywhere, dan Hybrid Work

Terkait permintaan bantuan kontrakan, Pemda Provinsi Jawa Barat melalui program Bank Bjb Peduli memberikan bantuan sebesar Rp10 juta per keluarga, yang cukup untuk menyewa rumah selama setahun. Namun, bantuan ini hanya diberikan kepada warga yang terdampak dan kehilangan tempat tinggal, bukan kepada mereka yang mendirikan bangunan secara ilegal di atas tanah negara.

KDM menambahkan bahwa Pemda Provinsi Jabar juga terus berupaya menyediakan program pembangunan rumah bagi warga terdampak, bekerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

"Saya tidak ingin menjadi pemimpin yang hanya populer, tapi harus mengarahkan masyarakat pada kehidupan yang lebih baik," tutupnya.

Baca juga:
Ratusan Guru dan Siswa TK Meriahkan Gebyar Prestasi di Ciplaz Garut


×