beritaup2date.com

Kapolri Salurkan 5.000 Paket Bansos untuk Korban Gempa di Bengkulu

Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu menerima sebanyak 5.000 paket bantuan sosial dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (dok. humaspolri)

BERITAUP2DATE.COM, Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu menerima sebanyak 5.000 paket bantuan sosial dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Provinsi Bengkulu.

Bantuan sosial ini berisi kebutuhan pokok seperti beras 5 kg, gula pasir 1 kg, susu kental manis 1 kaleng, minyak goreng 1 liter, kecap manis 1 botol, mie instan 4 bungkus, biskuit 1 bungkus, dan teh celup 1 kotak. 

Bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban masyarakat pascagempa berkekuatan 6,3 SR yang terjadi pada 23 Mei 2025 lalu.

Baca juga:
Peluang Emas untuk Perempuan Profesional, Loker Resepsionis di Denpasar

Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, S.I.K.,M.Si., menyampaikan terima kasih kepada Kapolri atas bantuan yang diberikan. “Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan,” ujar Irjen Pol Mardiyono dilansir dari laman humaspolri.

Pemberian bantuan sosial ini tidak hanya sebagai bentuk tanggap darurat, tetapi juga wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Polda Bengkulu bersama BPBD juga berharap bantuan ini menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk turut peduli dan membantu para korban bencana.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Bengkulu mengajak masyarakat luas untuk berperan aktif dalam membantu sesama. “Kami berharap masyarakat dapat membantu korban bencana dengan cara apa pun yang mereka bisa. Bantuan ini dapat berupa materi, tenaga, atau doa,” ujarnya.

Baca juga:
Polres Bogor Imbau Wisatawan Patuhi Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Puncak

Dengan kerja sama dan solidaritas dari semua pihak, proses pemulihan diharapkan berjalan dengan baik, dan masyarakat dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal.
 


×