BERITAUP2DATE.COM, Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia berhasil mencetak prestasi signifikan hanya dalam kurun lima bulan setelah resmi diluncurkan pada 25 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto.
Lembaga sovereign wealth fund (SWF) baru milik negara tersebut sukses menghimpun dana hingga USD 17 miliar atau setara Rp277 triliun (kurs Rp16.310 per dolar AS), yang bersumber dari kombinasi investasi ekuitas dan fasilitas pinjaman internasional.
CEO Danantara, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa sebagian pendanaan itu diperoleh melalui kemitraan dengan sejumlah SWF global.
Baca juga:
Bareskrim Polri Sita 201 Ton Beras Oplosan, Kerugian Capai Rp Rp 99 Triliun
“Sejak Danantara diluncurkan, kita sudah mendapatkan pendanaan baik yang sifatnya ekuitas maupun kerja sama dengan private equity dan sovereign wealth fund (SWF) lain, itu sebesar USD 7 miliar," ucap Rosan saat acara penyerahan dokumen pra-studi kelayakan proyek hilirisasi dan ketahanan energi nasional, dikutip dari Kementerian ESDM.
Dalam rincian pendanaan tersebut, Danantara berhasil menggandeng Qatar Investment Authority (QIA) sebesar USD 4 miliar, China Investment Corporation (CIC) senilai USD 2 miliar, serta dukungan dari Russian Direct Investment Fund (RDIF).
Rosan menambahkan, pihaknya juga tengah melanjutkan pembicaraan dengan beberapa SWF lainnya untuk memperluas portofolio investasi di Tanah Air.
Baca juga:
Puluhan Mobil & Motor Baru Rilis di GIIAS 2025: Cek Harga Tiket Masuknya!
Tak hanya dari lembaga investasi negara, Danantara turut memperoleh kepercayaan dari sektor perbankan internasional.
Sebanyak 12 bank asing memberikan fasilitas pinjaman tanpa meminta jaminan aset, ini sebuah bentuk kepercayaan yang menurut Rosan jarang terjadi di kawasan. “Alhamdulillah, kita memperoleh kepercayaan yang luar biasa dari 12 bank, berupa fasilitas pinjaman bergulir terbesar di ASEAN untuk SWF, senilai USD 10 miliar, dan itu semua tanpa jaminan aset,” ungkapnya.
Keberhasilan memperoleh pinjaman nonagunan tersebut, menurut Rosan, menjadi bukti bahwa Danantara telah mendapatkan pengakuan dan legitimasi kuat dari lembaga keuangan global.
Baca juga:
BPS Mencatat Kemiskinan Nasional Turun, Tetapi di Perkotaan Naik
“Hal ini membuktikan bahwa Danantara dipercaya sepenuhnya oleh bank asing, bahkan tanpa agunan apa pun. Ini tonggak penting bagi masa depan pembiayaan pembangunan nasional,” tegasnya.
Dengan capaian ini, Danantara tampil sebagai kekuatan baru dalam mendukung pembiayaan pembangunan Indonesia sekaligus menandai meningkatnya kepercayaan dunia terhadap prospek ekonomi nasional.











