beritaup2date.com

AAJI Dorong Kolaborasi Bersama dalam Menghadapi Tantangan IFRS 17

Ilustrasi. Memperkuat sinergi dalam menyamakan langkah menghadapi kompleksitas implementasi IFRS 17. (foto. istimewa)

BERITAUP2DATE.COM, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) kembali menggelar Chief Risk Officer Forum (CRO Forum) yang pada tahun ini berlangsung di Hotel Manhattan, Jakarta.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 157 peserta yang merupakan perwakilan dari bidang manajemen risiko, aktuaria, dan audit internal dari berbagai perusahaan asuransi jiwa di Indonesia.

Mengusung tema “Strategic Collaboration of CRO, Internal Audit, and Actuary in Navigating IFRS 17”, forum ini terselenggara berkat kolaborasi antara CRO Forum dan Internal Audit Forum AAJI.

Baca juga:
PPATK Klarifikasi soal Pemblokiran Rekening Dormant

Acara dibuka oleh Gatot Herliyanto, Kepala Departemen Manajemen Risiko sekaligus Ketua CRO Forum AAJI. Dalam sambutannya, Gatot menegaskan pentingnya forum ini sebagai sarana berbagi pengalaman dan wawasan terkait implementasi IFRS 17 dari perspektif aktuaria, audit internal, maupun manajemen risiko.

“Saya berharap forum ini dapat menjadi wadah bagi peserta yang telah mulai menyusun laporan keuangan dan menghadapi berbagai tantangan, untuk bertukar pengalaman dengan para narasumber. Harapannya, pada audit tahun 2026 nanti tidak lagi muncul catatan yang menjadi kendala,” ujar Gatot, dikutip dari laman AAJI.

Sesi materi menghadirkan:

  1. Chong Wen Ang, Principal & Consulting Actuary sekaligus Head of Life Insurance Consulting Indonesia dari Milliman, yang membawakan materi berjudul “IFRS 17 Beyond Implementation: Pricing, Product Strategy and Performance Metrics”.
  2. Meylindawati, Kepala Departemen Keuangan dan Permodalan AAJI, mengenai “Mitigating IFRS 17 Implementation Risks: Effective Strategies and Controls” yang membahas strategi mitigasi risiko dalam penerapan IFRS 17.
  3. Bernadeth Saoria L. Gultom, Consulting Partner PT Ernst & Young Indonesia, yang mengangkat tema “IFRS 17: Internal Control” dengan fokus pada peran audit internal dalam implementasi standar akuntansi tersebut.

AAJI berharap melalui forum ini para peserta dapat saling berbagi pandangan, mendiskusikan tantangan, serta memperkuat sinergi dalam menyamakan langkah menghadapi kompleksitas implementasi IFRS 17.

Baca juga:
Pemerintah Tetapkan 18 Agustus 2025, Sebagai Hari Libur Nasional Tambahan

Menyikapi hal tersebut, kami Abees Konsultan TI bersama Konsultan Aktuaria Nandi dan Sutama turut hadir memberikan solusi dalam mendukung keberhasilan penerapan IFRS 17.

Abees Konsultan TI memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun dalam bidang teknologi informasi, meliputi analisis sistem, pemecahan masalah teknis, desain sistem, dan pengembangan perangkat lunak.

Sementara Kantor Konsultan Aktuaria Nandi dan Sutama telah lebih dari 30 tahun bergerak di bidang aktuaria, termasuk valuasi teknis asuransi jiwa, kerugian, kesehatan, dan dana pensiun.

Kami memahami bahwa banyak perusahaan menghadapi tantangan dalam implementasi IFRS 17, diantaranya:

  • Perubahan model pengukuran liabilitas asuransi
  • Kompleksitas dalam pengakuan pendapatan
  • Pengelolaan data dan sistem teknologi informasi
  • Kebutuhan data aktuaria yang lebih detail
  • Kesulitan dalam penerapan model klasifikasi kontrak

Dengan pengalaman dan kompetensi yang kami miliki, kami siap mendampingi perusahaan dalam proses implementasi IFRS 17, sehingga tujuan keberhasilan jangka panjang dapat tercapai.

Untuk informasi lebih lanjut atau menjadwalkan diskusi, silakan hubungi kami melalui WhatsApp di https://wa.me/qr/TS57PZ3VO2C3P1, email ke info@abees.my.id, atau kunjungi situs web kami di www.abees.my.id.


×